OSIS SMAN 1 Cijeruk berbagi APD Covid-19

Langkah penanggulangan covid-19 terus digalakkan pemerintah dalam rangka mengurangi laju penularannya. SMA Negeri 1 Cijeruk diinisiasi oleh OSIS dan Alumni melakukan sebuah langkah taktis dalam membantu petugas lapangan yang menjadi garda terdepan dalam penanggulanan covid-19.

Pada hari Kamis, 16 April 2020, OSIS SMAN 1 Cijeruk bekerjasama dengan alumni SMAN 1 Cijeruk memberikan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) kepada beberapa puskesmas, rumah sakit, polsek, koramil dan pos PSBB Batutulis. 

Sutanandika, selaku inisiator gerakan peduli ini mengatakan bahwa gerakan ini dilakukan dalam rangka membangun kerjasama pengurus OSIS SMAN 1 Cijeruk antar generasi. Selain itu, gerakan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli generasi muda terhadap permasalahan bangsa. 

Alat Pelindung Diri dibuat secara mandiri oleh OSIS dan Alumni selama satu minggu dengan pengawasan dari beliau. APD ini secara serempak diserahkan kepada Puskesmas Caringin, puskesmas sukaraja, RSUD Ciawi, Polsek Cijeruk, Koramil Cijeruk dan Posko PSBB Batutulis. Selain itu, APD juga akan dikirimkan ke Disdik Provinsi dan Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat.

PERPANJANGAN MASA BELAJAR DI RUMAH

Memperhatikan perkembangan kondisi terkini penyebaran covid-19 di provinsi Jawa Barat serta memperhatikan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 443/3718 – Set.Disdik, tanggal 27 Maret 2020 perihal Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Covid-19 di Provinsi Jawa Barat yang kemudian dilanjutkan dengan SE Kepala Dinas Nomor 443/4181-Set. Disdik tanggal 09 April 2020 perihal Perpanjangan Waktu Pelaksanaan PBM di rumah dan Informasi Kegiatan Akademik tahun pelajaran 2019/2020, maka dengan ini dipermaklumkan beberapa hal berikut:

  1. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar bagi kelas XII dinyatakan telah selesai mulai tanggal 14 April 2020, untuk itu sejak tanggal tersebut pihak sekolah menyerahkan kembali tanggung jawab mendidik dan membimbing peserta didik kelas XII kepada orang tua sepenuhnya.
  2. Pengumuman Kelulusan kelas XII dilaksanakan tanggal 04 Mei 2020 dengan teknis yang akan disampaikan kemudian.
  3. Untuk kelas X dan XI , pelaksanaan pembelajaran tetap dilaksanakan di rumah  masing-masing dengan mode daring sampai tanggal 27 April 2020 yang dikordinasikan oleh wali kelas masing-masing.
  4. Kegiatan pembelajaran pendidikan karakter pengembangan nilai-nilai keagamaan (kegiatan amaliah Ramadhan) untuk kelas X dan XI akan dilaksanakan mulai tanggal 27 April – 20 Mei 2020 dengan teknis yang akan disampaikan kemudian.
  5. Libur Awal Ramadhan 1441 H dilaksanakan mulai tanggal 23 – 26 April 2020.
  6. Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas X dan XI akan dilaksanakan pada tanggal 3 – 13 Juni 2020.
  7. Orang tua dimohon untuk memastikan bahwa putra-putrinya  melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah (tidak melakukan bepergian/wisata atau kegiatan lain yang tidak selaras dengan berbagai upaya pencegahan penularan Covid-19)
  8. Untuk melayani orang tua/wali yang berkepentingan ke sekolah, dapat dilayani petugas piket (guru dan pegawai) yang telah ditugaskan
Demikian pemberitahuan disampaikan, semoga kita selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Mari bersama-sama memutus rantai penyebaran covid-19 dengan mengikuti arahan pemerintah. Semoga kita dapat menjemput Ramadhan dengan suka cita.

Cijeruk, 13 April 2020
Kepala SMAN 1 Cijeruk

ttd

Fitriyani, S.Si, M.Pd
NIP. 198208082009022001.

Metode Al-Haya

Permasalahan anak SMA yang belum bisa membaca Al-Quran dan malu untuk belajar membacanya sekarang bukan masalah lagi di SMAN 1 Cijeruk. Melalui unit penerbitan karya guru dan peserta didik, SMAN 1 Cijeruk Publishing, Sudarjat, M.Pd selaku guru Pendidikan Agama Islam menerbitkan sebuah buku yang diberi judul “Metode Al-Haya” Solusi Belajar Membaca Al-Qur’an Bagi Remaja Yang Malu Belajar Ngaji. Metode Al-Haya merupakan sebuah metode dengan pendekatan otak kanan yang didedikasikan penulis untuk menuntaskan remaja Indonesia dari buta huruf Al-Qur’an. Sudarjat menuturkan bahwa hasil eksperimen yang diangkat dalam tesisnya, menunjukkan bahwa peserta didik remaja yang belum bisa membaca Al-Qur’an dan malu untuk belajar direkomendaikan untuk menggunakan buku “Metode Al-Haya”

“Metode Al-Haya sangat membantu kami yang malu untuk belajar membaca Al-Quran tapi malu untuk belajar karena sudah gede. Dengan buku ini kita dapat belajar membaca Al-Quran secara mandiri dengan mengerjakan latihan-latihan yang disediakan di buku tersebut. Jika kita sudah percaya diri, kita menghadap deh ke guru PAI atau teman yang sudah bisa baca untuk menguji lembar ujian ” Rais Agung menyatakan testimoninya.

Permasalahan anak SMA yang belum bisa membaca Al-Quran dan malu untuk belajar membacanya sekarang bukan masalah lagi di SMAN 1 Cijeruk. Melalui unit penerbitan karya guru dan peserta didik, SMAN 1 Cijeruk Publishing, Sudarjat, M.Pd selaku guru Pendidikan Agama Islam menerbitkan sebuah buku yang diberi judul “Metode Al-Haya” Solusi Belajar Membaca Al-Qur’an Bagi Remaja Yang Malu Belajar Ngaji.

Metode Al-Haya merupakan sebuah metode dengan pendekatan otak kanan yang didedikasikan penulis untuk menuntaskan remaja Indonesia dari buta huruf Al-Qur’an.

Sudarjat menuturkan bahwa hasil eksperimen yang diangkat dalam tesisnya, menunjukkan bahwa peserta didik remaja yang belum bisa membaca Al-Qur’an dan malu untuk belajar direkomendaikan untuk menggunakan buku “Metode Al-Haya”

SMAN 1 Cijeruk Tanggap Covid-19

Penyebaran Covid 19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini menjadikan seluruh sendi kehidupan ekonomi sosial dan budaya terganggu. Ekonomi masyarakat mengalami penurunan kualitas dikarenakan mengikuti arahan pemerintah untuk mengurangi kontak fisik. 

SMAN 1 Cijeruk sebagai lembaga yang menyiapkan generasi-generasi hebat di masa depan, mengarahkan peserta didiknya untuk melakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat yang dapat dilaksanakan di rumah masing0masing selain belajar jarak jauh yang dipandu oleh guru dan wali kelas masing-masing.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta didik SMAN 1 Cijeruk antara lain:
1. Gerakan munajat yang dilaksanakan seluruh warga SMAN 1 Cijeruk setiap ba’da Magrib secara bersama-sama di rumah masing-masing.

2. Gerakan Peduli Cegah Covid-19 dengan membuat handsanitizer, masker dan minuman sehat yang kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

3. Gerakan Peduli Pahlawan Covid-19 dengan membuat Alat Pelindung Diri (APD) yang didonasikan kepada puskesmas, dinas kesehatan, kepolisian dan koramil.